loader
ID EN

Kampung Cipanon, Desa Kaya Ikan Kerapu di Pandeglang

Mungkin masih banyak yang belum tahu dengan Kampung Cipanon. Kampung ini dikenal sebagai kampung nelayan yang terletak di Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Tidak sekadar menyandang status sebagai kampung nelayan, Kampung Cipanon dikenal sebagai salah satu pusat produksi ikan kerapu terbesar di Pulau Jawa.

Kumparan (kumparan.com) berkesempatan mengunjungi Kampung Cipanon bersama Menteri Desa, Pembangunan Daerah dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo.

"Program ikan kerapu ini juga bantuan dari Direktorat Jenderal Percepatan Daerah Tertinggal kementerian kami. Jadi salah satu potensi di sini selain agrikultur," kata Eko saat ngobrol santai dengan kumparan (kumparan.com) di Pandeglang, Banten, Kamis (6/4).

Sementara itu, pengelolaan ikan kerapu di Kampung Cipanon diserahkan kepada Koperasi Alam Bahari. Melalui bantuan dari pemerintah tersebut, Koperasi Alam Bahari menyediakan 72 keramba kerapu untuk 44 kelompok nelayan dengan ukuran masing-masing 4x4 sebanyak 8 lubang yang masing-masing diisi 2.500 bibit kerapu cantrang. Koperasi juga menyediakan pinjaman kapal, bahan bakar dan nahkoda yang siap mengantarkan untuk menuju ke keramba.

"Program ini sangat positif karena bukan hanya dinikmati oleh koperasi tetapi semuanya karena posisi koperasi hanya menjembatani," timpal Ketua Koperasi Alam Bahari Didi Supardi di tempat yang sama.

Ada yang unik dari sistem pengelola keramba ikan kerapu di Kampung Cipanon. Pihak koperasi mewajibkan seluruh anggota koperasinya untuk menabung setiap kali panen. Sehingga, jika panen gagal, seluruh anggota koperasi tetap mendapatkan penghasilan dari hasil tabungannya. Rata-rata setiap kali panen menghasilkan 40 ton ikan kerapu. Ikan kerapu produksi Kampung Cipanon telah dijual di berbagai pasar modern di Pulau Jawa.

"Kami memprediksi bisa menghasilkan 40-50 ton ikan kerapu. Harganya sekitar Rp 100 ribu per kg," katanya.